<
Hari ini,satu maret.
Kombinasi angka satu dan tiga,,yg entah kenapa selalu bikn aku teringat tentangnya,tentangku n tentang kita.
Kita?? Iyah… KITA. Aku dan dia,dirinya,seseorang yg pernah masuk n changing my life.
Hari ini,aku merayakannya dng sepotong coklat.Penggambaran sempurna tentangnya.Tentang kisah kita,lebih tepatnya.Pekat,tapi tetep manis.
Bukan aku msh mengharapnya,tapi krn aku tak pernah bisa lepas darinya.Dari semua kenangan yg bermula tepat di hari ini,di tahun itu.
Aku hanya ingin satu detik saja
satu diantara 86.400 detik dalam setahun
karena aku hanya ingat saat itu saja
saat kau bilang "aku suka kamu"
March 1st, 2008 at 1:26 am
One Response to “SatuMaretDuaribudelapan”
meminjam kalimat seorang kawan waktu curhat by email “kehidupan adalah sebuah proses, dalam proses itu mungkin kita harus dipertemukan dengan orang yang salah sebelum kita dipertemukan orang yang tepat, agar kita bias saling belajar. Dan aku tidak pernah menyesal dipertemukan dengan orang yang tidak tepat”
Yah..,Andai masa depan telah tertebak, mungkin kita tidak akan mengambil jalan yang telah kita pilih selama ini. mungkin kita akan ambil jalan lain yang lebih aman sehingga kita tidak terjebak pada konflik yang memusingkan. atau mungkin kita akan bertahan dengan kekacauan kita, toh pada akhirnya kita tahu habis gelap terbitlah terang (meminjam istilahnya RA. Kartini). atau mungkin kita berdiam saja, sambil menggumamkan lirik lagu linkin park: “Sometimes I think of letting go/And never looking back/And never moving forward so/ There would never be a past”. (Easier To Run). Ato lagunya Glenn “mungkin harus aku lewati/ sepi hariku tanpa dirimu”
Toh kita dengan rela menerima nasib sebagai makhluk malang dan menyedihkan ini. enggak lagi merutuk. Menerima, “Penerimaan adalah hakikat tertinggi dari kebijaksanaan.” Itulah yang sering disampaikan kewan-kawanku
March 27, 2008 @ 6:08 am